--> Suka Bawang daun? Yuk Tanam Bawang Bakung dalam Pot di Rumah, Ini Panduannya | Pupuk Lahan

1 Juli 2019

Suka Bawang daun? Yuk Tanam Bawang Bakung dalam Pot di Rumah, Ini Panduannya

| 1 Juli 2019

Cara Menanam Bawang Bakung Dalam Pot – Sudah kenal bukan dengan bawang bakung? Bawang ini merupakan salah satu jenis bawang daun yang banyak dibudidayakan oleh petani. Kalau Sobat tertarik menanamnya, bawang bakung ini dapat ditanam dalam pot. Cara menanamnya, gimana?

Seputar bawang bakung
Sebelum kita cari tau cara menanam bawang bakung dalam pot, yuk kita kenal sekilas dengan bawang tersebut. Bawang bakung ini sering tidak boleh ketinggalan dalam masakan seperti sop, soto, dan lainnya karena rasa dan aroma yang khas. Singkatnya, bawang ini bisa menyedapkan masakan.


Suka Bawang daun? Yuk Tanam Bawang Bakung dalam Pot di Rumah, Ini Panduannya

Kalau dalam bahasa ilmiah, bawang daun dikenal dengan nama Allium Fistulosum L. Mana tau Sobat suatu saat berada di luar negeri, maka jangan heran kalau mendengar bawang daun -- yang salah satunya bawang bakung -- disebut dengan banyak sebutan seperti Chienese Green Onion, Japanese Bunching Onion, Chin Choong, Wels Onion, dan sebutan lainnya. 
Tapi yang jelas, bawang bakung memiliki daun yang bulat panjang dan ada rongga daun yang bentuknya seperti pipa. Karena bentuk seperti itu, bawang bakung dikenal juga dengan nama bawang Semprong.

Bawang bakung ini terkadang ada yang memiliki umbi dan ada juga yang tidak berumbi. Intinya, bawang bakung banyak jenisnya seperti bawang sap, bawang cepak, bawang sinyonya, dan lain sebagainya.

Syarat tumbuh bawang bakung
Jangan takut tidak tumbuh menanam bawang bakung di daerah Sobat. Apalagi mau tanam bawang bakung dalam pot, mungkin khawatir tidak tumbuh. Tak usah ragu menanamnya karena syarat tumbuh bawang bakung gampang sekali, kuk.

BACA JUGA : Mau Tau Jarak Tanam Jenis Sayuran? Ini Daftarnya
Bawang bakung  dapat tumbuh dan beradaptasi dengan baik pada dataran rendah sampai dataran tinggi. Bahkan, bisa dibilang tidak mengenal musim untuk pertumbuhannya, bisa hidup pada musim hujan dan tetap produktif meski ditanam pada musim kemarau asal saja cukup air.
Selain ketinggian tempat dan musim, bawang bakung menghendaki pertumbuhannya pada tanah yang gembur dan subur, tanah lempung berpasir, dan pH tanah netral 6,5 – 7,5. Kalau bawang bakung ditanam pada tanah Andosol atau tanah bekas gunung berapi, pertumbuhannya bagus sekali karena memang tanah-tanah seperti itu yang disukainya.

Bibit bawang bakung
Ada dua pilihan untuk bibit bawang bakung, yaitu bibit yang berasal dari biji dan bibit yang diperoleh dari tunas anakan. Nah, karena kita ingin menanam bawang bakung dalam pot, cukup memilih bibit yang berasal dari anakan.

Suka Bawang daun? Yuk Tanam Bawang Bakung dalam Pot di Rumah, Ini Panduannya

Membuat media tanam dalam pot
Sebelum menanam bawang bakung dalam pot, mesti disiapkan terlebuh dulu media tanam. Ini sama halnya seperti menanam bawang di lahan. Namun, kalau di lahan yang dilakukan adalah pengolahan tanah.
Media tanam bawang bakung mesti dibuat setidaknya mendekati syarat tumbuh yang diinginkan seperti gembur, subur, dan pH-nya netral. Bagaimana membuat media tanamnya?
Berikut ini bahan-bahan yang harus ada sebelum media tanam dalam pot dibuat.
  1. Tanah subur (tanah lapisan atas)
  2. Pupuk kandang (bagusnya kompos kalau ada)
  3. Sekam padi

Kalau sudah siap bahan-bahannya, maka campurkan ketiga bahan tersebut secara merata dengan perbandingan 1:1:1.  Jika campuran sudah dilakukan, berarti media tanam untuk menanam bawang bakung dalam pot sudah siap di buat.

Pot untuk bawang bakung
Oh, ya..sudah punya pot untuk mengisi media tanam dan menanam bawang bakung? Pot tidak mesti yang mahal-mahal seperti pot keramik, semen, porselin, tanah liat, dan lainnya. Tapi, pastikan pot memiliki kualitas yang bagus agar tidak mudah rusak karena panas ataupun hujan.
Kalau ada pot seperti timba plastik, itu sudah ok sekali. Tetapi, kalau memang tidak punya pot untuk wadah menanam,  boleh saja menggunakan polybag.
Pot minimal memiliki diameter 15 cm dengan ketinggian minimal 20 cm. Semakin besar pot, semakin banyak jumlah bawang bakung yang bisa ditanam.

Pengisian media tanam dalam pot
Sekarang, media tanam dan pot sudah ada. Selanjutnya, masukkan media tanam ke dalam pot sampai ketinggian ¾ pot. Biarkan ¼ bagian atas tersisa agar ketika penyiraman, air tidak mengalir keluar pot.

Menanam bawang bakung
Menanam bawang bakung dalam pot hampir sama juga dengan seperti menanam di bedengan-bedengan. Penanaman di lahan dilakukan dengan cara ditugal/dilubangi tanah dengan jarak tanam 20 cm x 20 cm.
Tetapi, jarak tanam dalam pot tidak seperti itu. Jika menggunakan pot besar, jarak tanam bisa diatur dengan jarak satu sama lainnya 10 cm x 10 cm atau 15 cm x 15 cm. Tapi, kalau menggunakan pot kecil, ya cukup 1 bibit untuk satu pot.
Caranya menanam bawang bakung seperti berikut ini.
  1. Siram media tanam sampai lembab
  2. Lubangi dengan kayu atau penugal tepat di tengah-tengah pot (jika pot kecil, jika pot besar diatur jarak tanamnya)
  3. Pangkas daun-daun tunas bibit sampai batas batangnya
  4. Masukkan 1-2 bibit per lubang tanam
  5. Tutup dan padatkan tanah disekitar bibit yang sudah ditanam
  6. Siram secukupnya


Perawatan bawang bakung dalam pot
Meskipun ditanam dalam pot, bawang bakung perlu dirawat agar tumbuh subur dan dapat memberikan hasil yang optimal.
Penyiraman ; Siram bawang bakung dalam pot 2 kali sehari (pagi dan sore) sekukupnya jika cuaca cukup panas. Namun, jika hujan, tidak perlu disiram
Penyiangan ; Media tumbuh dalam pot perlu disiangi dari gulma jika sudah mulai tumbuh agar tidak terjadi perebutan nutrisi.
Pemupukan ; Bawang bakung yang ditanam dalam pot juga butuh unsur hara makro dan mikro. Untuk mencukupi unsur hara, maka perlu pemupukan susulan pada umur 3 minggu dan 6 minggu dengan pupuk urea.
Cara pemupukan bawang bakung dalam pot seperti berikut ini.
  1. Larutkan sebanyak 5 gram urea (+/- 1 sendok teh) dalam 1 liter air
  2. Siram bawang bakung sebanyak 200 ml setiap pot
BACA JUGA : Cara Pemupukan Susulan Bawang merah dan Dosis Pupuk Per Tanaman
Dosis dan cara pemupukan bawang bakung pada susulan I dan susulan II adalah sama, yaitu 5 gram urea /liter air untuk disiram 5 pot tanaman.

Panen bawang bakung
Dalam waktu 2-2,5 bulan, bawang bakung sudah dapat dipanen. Cara panennya adalah dengan cara mencabut  seluruh bagian tanaman. Selanjutnya dibersihkan jika ada akar dan daun yang busuk. Setelah itu, terserah Sobat apa mau langsung dimasak atau mau dijual ke pasar.

BACA JUGA : Doyan Daun Bawang? Tanam Saja Dalam Rak Telur, Begini Caranya
Demikian cara menanam bawang bakung dalam pot. Dengan perawatan yang baik, maka dalam waktu relatif singkat, bawang bakung sudah dapat dipanen. Dengan cara begini, tidak perlu lagi membeli bawang bakung di pasar, ya tinggal petik langsung dalam pot di rumah.

Related Posts