--> Pupuk Lahan : lain-lain | Simple SEO Optimized Blogger Theme
Tampilkan postingan dengan label lain-lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lain-lain. Tampilkan semua postingan

2 September 2023

Aneka Manfaat Kulit Pisang, Bukan Sekedar Pupuk

Aneka Manfaat Kulit Pisang, Bukan Sekedar Pupuk

 

Kalau biasanya kulit pisang (banana peel) kamu olah untuk pupuk tanaman, its ok dan sudah tepat. Tetapi, jika kamu paham keajaiban dan manfaat kulit pisang lainnya, tentu mulai sekarang kamu mungkin tidak lagi buang kulit pisang begitu saja. Atau, paling tidak, kamu akan sisihkan beberapa kulit pisang untuk kegunaan yang akan kamu lakukan.

Kulit pisang
Kulit pisang

Jika kamu sudah tau fungsi dari kulit pisang yang tersembunyi itu , bisa jadi kamu akan mengumpulkan sebanyak-banyaknya. Setelah itu, kamu akan olah atau daur ulang untuk aneka keperluan sehari-hari.


Kulit pisang mengandung mineral dan vitamin

Jadi, kenapa kulit pisang masih bermanfaat, kan kulit tidak bisa dimakan? Ups tunggu dulu. Meski namanya kulit pisang, tapi kandungan yang ada di dalamnya sangat luar biasa. Kulit pisang banyak mineral, vitamin, dan bahkan mengandung asam amino.

Mineral-mineral pada kulit pisang seperti potasium, nitrogen, kalsium, sulfur, natrium, magnesium, dan fosfor. Sedangkan vitamin yang ada dalam kulit pisang bukan hanya vitamin A, tetapi ada juga vitamin B, C, dan E. Semua zat-zat tersebut amat berguna untuk berbagai maksud penggunaannya. Mulai dari pupuk sampai dengan perawatan kulit manusia.


Manfaat kulit pisang

Penasaran apa saja manfaat kulit pisang? Yuk simak penjelasannya seperti uraian di bawah ini.

1. Pupuk

Untuk manfaat yang satu ini kamu pasti tidak asing lagi, apalagi kamu yang setia mengikuti artikel pupuk dari blog pupuk lahan.  

Kulit pisang bagus untuk dijadikan pupuk organik, baik untuk kompos maupun pupuk cair. Pupuk dari kulit pisang sangat alami dan murah-meriah untuk menyuburkan tanaman. Bahkan, kamu bisa langsung membenamkan kulit pisang dalam media tanam tanaman, lama-lama akan busuk dan menjadi pupuk.


2. Pengkilap daun tanaman hias

Kulit pisang bermanfaat sebagai pengkilap daun-daun tanaman hias, terutama tanaman hias indoor. Pengkilap natural dari kulit pisang ini mampu menghilangkan debu sekaligus membuat daun tanaman hias berkilau kembali.

Jika kamu punya tanaman hias dalam ruangan, kamu bisa coba menggosokkan daun tanaman tersebut dengan bagian dalam dari kulit pisang. Dalam sekejap, daun-daun bersinar kembali dan pastinya mengkilap. Jadi, kamu tidak perlu lagi beli pengkilap daun, cukup gesekkan kulit pisang saja. Murah dan praktis, bukan?


3. Pengkilap sepatu

Siapa bilang merawat sepatu kulit itu susah dan mahal? Kulit pisang masih bisa membantu sepatu kulit kamu menjadi mengkilap dan berkilau. Jadi, kalau kamu tidak ada semir di rumah, cukup pakai semir dari kulit pisang saja.

Sepatu mengkilap
Sepatu kulit mengkilap. Pixabay.com

Tapi jangan asal semir. Kamu harus bersihkan dulu debu dan kotoran disepatu dengan kain. Kemudian, gosokkan bagian dalam kulit pisang (kulit pisang kurang matang) dan lihat hasilnya yang sangat menakjubkan, yaitu berkilau seperti sepatu kulit yang baru. 


4. Pakan ternak

Kulit pisang sangat bermanfaat untuk pakan ternak. Kenapa? Karena banyak mineral dan vitamin dari kulit pisang yang menjadi nutrisi dan membantu pertumbuhan ternak.

Kalau secara tradisional, peternak memberikan kulit pisang sebagai pakan selingan ternak alias snack. Alasannya, bisa jadi karena keterbatasan stok kulit pisang.

Tapi tahukah kamu? Dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan di zaman now, kulit pisang diolah terlebih dulu menjadi pakan ternak. Istilah kerennya, kulit pisang difermentasi terlebih dulu dengan EM4 sebelum diberikan untuk pakan ternak. Dengan fermentasi, kandungan dan nilai nutrisi pakan ternak dari kulit pisang meningkat.

BACA juga :

8 Langkah Memperbanyak EM4 Sendiri ; Praktis dan Murah-Meriah


5. Meredakan rasa gatal akibat gigitan nyamuk

Ternyata, kegunaan kulit pisang lainnya adalah untuk mengurangi gatal karena gigitan nyamuk atau serangga lainnya. Kulit pisang bisa jadi solusinya setelah nyamuk menyerangmu.

Kandungan zat dari kulit pisang termasuk adanya polisakharida, menjadikan kulit pisang sebagai bahan alternatif pereda gatal pada bagian kulit karena gigitan nyamuk.

Hanya dengan menggosok bagian dalam kulit pisang pada kulit yang gatal akibat sengatan nyamuk, maka rasa gatal pun tenang. Luar biasa manfaat si kulit pisang.

Kalau dikaji lebih jauh lagi, manfaat kulit pisang mungkin lebih banyak lagi. Itulah manfaat kulit pisang yang dahsyat. Mulai saat ini, pandanglah kulit pisang dengan dua mata, jangan sebelah mata lagi alias dont dianggap remeh dan sampah yang harus dibuang ha ha ha. Terima Kasih sudah hadir. Semoga informasi seputar kulit pisang ini menjadi bermanfaat.

16 Oktober 2021

Unik dan Estetis! Pot Bunga dari Tempurung Kelapa, Yuk Membuatnya

Unik dan Estetis! Pot Bunga dari Tempurung Kelapa, Yuk Membuatnya

Penggunaan pot bunga dari bahan-bahan alami, bekas, dan klasik menjadi trend tersendiri saat ini. Misalnya, pot bunga dari tempurung kelapa yang telah lama dilupakan orang. Sekarang, dengan sedikit kreatif, buah kelapa mulai dari sabut sampai batok kelapa menjadi sesuatu yang unik dan indah ketika dijadikan wadah atau pot untuk menanam bunga atau tanaman hias.

Pot Bunga Tempurung
Pot Bunga dari Tempurung Kelapa

Kelapa ; Tanaman Aneka Manfaat, Bisa untuk Pot Bunga

Memang namanya saja kelapa, ya pohon kelapa tepatnya, mulai dari akar, batang, sampai buahnya dapat dimanfaatkan untuk kehidupan manusia. Ada yang menjadikan tulang daun kelapa untuk sapu lidi, pemanfaatan daging kelapa untuk minyak makan, santan, sabut kelapa untuk media tanam anggrek, dan bahkan merubah tempurung kelapa menjadi pot bunga yang bernilai estetis dan keren.

BACA JUGA :

  1. Luar Biasa! Ini Cara Merawat Tanaman Seledri Agar Tumbuh Subur 
  2. Agar Cepat Besar, Ini Cara Merawat Anakan Aglaonema, Coba Siram Pupuk Ini
  3. Cara Menanam Alpukat di Pot, Subur dan Cepat Berbuah

Jika kita mau, cara membuat pot bunga dari tempurung kelapa cukup mudah. Kita bisa manfaatkan batok saja atau tempurung yang masih terlapisi dengan sabut kelapa. Terserah, semua bisa dipakai sebagai alternatif wadah menanam tanaman hias di rumah.


Kelebihan Tempurung Kelapa untuk Pot Bunga

Mengapa mesti dengan tempurung kelapa? Yang jelas lapisan keras buah kelapa tersebut punya ruang untuk menampung media tanam. Selain itu, batok kelapa bisa bertahan lebih lama dan ringan. Soal penempatan, pot dari tempurung kelapa bisa diletakkan dimana saja seperti di teras, ruangan, dinding, atau juga sebagai pot gantung.

Yang paling hebatnya lagi, seperti yang akan kita kupas dalam artikel ini, tempurung yang masih tersisa lapisan sabut kelapa, akan menjadi pot bunga lebih cantik dan bisa menjaga kelembaban media tanam bunga. Jadi, sabut kelapa bisa melindungi tanaman hias dari tingginya temperatur lingkungan.


Pot Batok Kelapa ; Menanam Bunga OK, Menanam Sayuran Yes

Oh ya, pot dari tempurung kelapa bisa untuk menanam aneka jenis tanaman hias. Pot batok kelapa bisa untuk menanam keladi, tanaman hias gantung begonia, calathea, sirih gading, mawar, aglaonema, lidah mertua, anggrek, dan berbagai macam tanaman hias lainnya.

Bukan saja bisa menanam tanaman hias, pot buah kelapa ini bisa juga untuk menanam sayuran loh, seperti daun sop, sawi, selada, bayam, kangkung, dan sayuran lainnya.


Membuat Pot Bunga dari Tempurung Kelapa

Untuk membuat pot dari buah atau tempurung kelapa, tidak harus selalu dari kelapa tua, tetapi bisa juga dari kelapa yang masih muda. Yah tidak muda banget lah. Yang penting tempurung kelapa sudah agak keras. Misalnya, seperti bekas kelapa muda yang sudah kita minum air dan makan daging lunaknya. Ini bisa dimanfaatkan untuk pot bunga. Kelebihannya masih mudah dibentuk karena masih hijau. Nanti lama-lama juga akan mengering dan ringan.

Untuk menghasilkan pot yang bagus, bukan bisa sesuka hati membuatnya. Perlu tip membuat pot bunga dari batok kelapa agar pot yang dibuat, selain tampil indah tetapi yang lebih penting dapat menjaga kelembaban media tanam sehingga tidak repot-repot kita menyiramnya setiap hari.

Agar tidak penasaran, dibawah ini akan dijelaskan cara sederhana membuat pot bunga dari tempurung kelapa. Yuk kita simak penjelasan atau langkah-langkahnya.

Langkah-Langkah Membuat Pot Bunga dari Buah Kelapa

1. Buah kelapa

Pot bunga dari batok kelapa bisa batok tanpa sabut dan boleh juga batok masih bersabut. Di sini, kami menggunakan tempurung kelapa yang masih melekat sebagian sabutnya.

Buah Kelapa Muda
Kelapa untuk Pot Bunga

Oleh karena itu, sebelum membuat pot, persiapkan terlebih dulu buah kelapa yang masih hijau dan sudah diambil air dan isinya.


2. Membentuk pot

Buah kelapa tersebut perlu dibentuk agar menjadi pot yang sesuai keinginan kita dan cantik. Kurangi ketebalan sabut di sekeliling buah kelapa, bisa berbentuk lingkaran atau bersegi-segi, terserah maunya gimana. Kemudian bagian bawahnya, potong sabut secara mendatar agar ketika pot tersebut diletakkan di teras atau tempat datar dapat berdiri. Kecuali Anda mau membuat pot bunga gantung, tidak perlu dibuat datar bagian bawah pot.

Pot Batok Kelapa
Membentuk Pot Bunga

Kemudian, potong bagian atas buah kelapa untuk membentuk mulut pot. Buat bagian atas pot terbuka sedikit lebar agar mudah memasukkan media dan menanam bunga.

3. Buat lubang drainase

Langkah terakhir, buatlah lubang drainase. Agar tidak tergenang air ketika kita menyiram bunga nantinya, maka perlu dibuat lubang drainase. Dimana tempatnya dibuat lubang drainase, bagian dasar atau disisi sekelilingnya? Yang pasti bukan di dasar tempurung

Pot bunga Tempurung Kelapa
Membuat lubang drainase pot bunga

Nah, agar dapat membuang kelebihan air penyiraman dan media tanam tetap terjaga kelembabannya serta tanaman hias dapat hidup subur, maka buatlah 1-2 lubang drainase pada bagian sisi, posisinya kira-kira 1/3 di bawah dari tinggi buah kelapa.

Untuk melubangi, Anda bisa gunakan paku panjang dengan cara mengetoknya pakai palu. Lebih praktis sebetulnya pakai alat bor listrik ukuran kecil. Dengan pakai alat bor ini hasilnya rapi dan kerjanya cepat. Namun, kalau tidak punya alat bor,  gunakan peralatan apa saja yang ada. Yang penting bisa untuk membuat lubang drainase. Selesai....

Sekarang pot bunga dari tempurung kelapa sudah selesai dan siap menanam tanaman hias favorit Anda. Tapi, bagaimana cara menanam bunga ke dalam pot yang terbuat dari buah kelapa tersebut. Tenang! Kita akan jelaskan sekilas di bawah ini cara menanamnya.


Cara Menanam Bunga dalam Pot Buah Kelapa

1. Masukkan Media Tanam

Media tanam tanaman hias yang bagus tentu yang subur dan gembur. Untuk tanaman hias, campuran media tanam umumnya terdiri dari 2 bagian tanah, 1 bagian pupuk kandang, dan ditambah sedikit arang sekam atau sekam padi mentah yang sudah disterilkan.

Media tanam yang sudah Anda racik tersebut, masukkan ke dalam pot bunga tempurung. Jangan sampai penuh, sisakan sedikit ruang kosong di atasnya. Atau kira-kira isi saja media tanam ¾ pot.

2. Tanam Tanaman hias ke Pot Bunga dari Tempurung Kelapa

Sebelum menanam bunga, bagusnya basahi media tanam dengan air sampai air keluar dari lubang drainase. Kemudian tanam bunga tepat di tengah media tanam, lalu tutup dengan tanah sampai tanaman hias tersebut dapat berdiri tegak. Jika perlu siram sedikit lagi untuk merapatkan akar tanaman dengan media tanam.

Menanam bunga di pot batok kelapa
Menanam bunga keladi di pot batok kelapa

Setelah Anda menanam bunga, jangan rupa merawatnya ya. Siram secara berkala dan juga pupuk agar tumbuh subur dan memberikan keindahan dan kesejukan di rumah Anda.

Itulah gambaran sederhana jika Anda tertarik ingin merubah buah kelapa menjadi pot yang cantik, unik, dan tentu saja memiliki nilai estestis. Selamat membuat pot bunga dari tempurung kelapa semoga berhasil dan menginspirasi teman-teman dan tetangga untuk memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai.