--> Jenis Sayuran Hidroponik yang Prospektif dan Praktis Budidayanya | Pupuk Lahan

2 April 2019

Jenis Sayuran Hidroponik yang Prospektif dan Praktis Budidayanya

| 2 April 2019

Jenis Sayuran Hidroponik – Ada bermacam jenis tanaman yang dapat ditanam secara hidroponik, dari tanaman buah sampai dengan sayuran. Tapi, yang paling banyak tanaman hidroponik dibudidaya adalah sayuran karena perawatannya mudah alias praktis dan panen pun lebih cepat.

Jenis Sayuran Hidroponik yang Prospektif dan Praktis Budidayanya



Menanam sayuran hidroponik memang sangat menyenangkan. Selain tidak perlu menggunakan tanah sebagai media tumbuhnya, sayuran hidroponik bisa ditanam di lahan terbatas atau perkarangan sempit.  Bahkan, dengan instalasi dan penataaan yang rapi baik horizontal atau vertikultur, menjadikan kebun sayuran hidroponik Sobat sangat indah.

Apalagi, jika sudah mengerti budidaya hidroponik, menanam jenis sayuran apapun menjadi mudah. Cukup dengan menambah air bernutrisi dengan konsentrasi sesuai dengan ppm (part per million) yang dibutuhkan tanaman, sayuran hidroponik akan tumbuh subur.


Jenis sayuran hidroponik

Tak usah takut untuk menanam sayuran dalam wadah yang berisi air pupuk hidroponik. Tanam sayuran apa saja yang Sobat suka, ia akan tumbuh subur asalkan tercukupinya unsur-unsur hara yang dibutuhkannya.

Mungkin Sobat ragu menanam selada hidroponik, mau tumbuh ‘gak ya. Atau mungkin bertanya-tanya jenis sayuran apa yang cocok, prospektif dan praktis ditanam secara hidroponik. Nah, di bawah ini, pupuk lahan menampilkan jenis sayuran hidroponik yang mudah tumbuh, dilirik pasar, dan menguntungkan kalau mau dikomersialkan/dijual.


1. Tomat

Siapa bilang tanaman sayuran yang satu ini tidak tumbuh secara hidroponik? Dengan menggunakan benih tomat unggul dan aplikasi pupuk hidroponik sayuran buah yang cocok, tomat tumbuh subur dan berbuah optimal.

Untuk menanam tomat hidroponik, penyemaian benih tetap diperlukan. Benih bisa disemai langsung pada media roockwool atau cocopeat. Setelah tumbuh 4-5 helai daun, bibit tomat siap dipindahkan ke dalam wadah tanam hidroponik.

Tapi, sayuran tomat hidroponik perlu sedikit perhatian, yaitu penyangga/penopang agar tidak roboh ketika mulai berbuah.


2. Selada

Selada yang ditanam di tanah saja bisa ludes alias laku di pasar, apalagi yang yang ditanam secara hidroponik tentu sangat menarik minat para pembeli.

Tanaman selada hidroponik sangat cepat tumbuh dan bisa dipanen dalam waktu yang tidak terlalu lama. Hanya dalam waktu 3 bulan sudah bisa panen. Tapi, ingat, panennya waktu pagi atau sore hari agar sayuran hidroponik tetap segar.

Selain bisa dikonsumsi sendiri, tanaman sayuran hidroponik ini bisa juga dijadikan untuk bisnis. Tapi, kalau tujuan komersial, menanamnya harus banyak dan harus kontinyu agar pelanggan sayuran hidroponik Sobat tak kecewa.


3. Kangkung

Suka kangkung dan tidak punya lahan luas di rumah? Kangkung bisa ditanam pakai air, lho. Maksudnya, Kangkung bisa ditanam ala hidroponik.

Untuk menanamnya, tidak perlu biaya mahal untuk membeli pipa PVC untuk wadah hidroponik kalau hanya untuk konsumsi sendiri. Cukup gunakan wadah bekas seperti styrofoam atau botol air mineral second hand untuk menanam kangkung hidroponik di rumah Sobat.

Dengan pemberian nutrisi hidroponik yang tepat dan sesuai dosisnya, sayuran kangkung hidroponik cepat sekali tumbuh. Dalam waktu tidak sampai 30 hari, kangkung hidroponik sudah bisa dipetik.


4. Daun bawang

Kalau hanya untuk sayuran, bawang merah cocok sekali ditanam secara hidroponik. Dengan menggunakan media tanam arang sekam atau roockwool dan wadah hidroponik sederhana, daun bawang hidroponik tumbuh subur dan siap dikonsumsi dalam waktu 1 bulan kurang lebih.

Sayuran daun bawang sangat lezat untuk dikonsumsi. Apalagi dimasak dengan campuran udang atau tiram, bikin mengundang dan nambah selera makan.

Tapi, awas kalau ada ulat atau belalang yang mengganggu daun bawang hidroponik Sobat, jangan dibasmi pakai pestisida. Cukup gunakan tangan untuk mengambil dan membuangnya jauh-jauh. Tapi, kalau instalasi hidroponik Sobat ada greenhouse atau menggunakan insectnet, tentu serangga tidak bisa “menjenguk” dan mengganggu sayuran hidroponik Sobat.


5. Bayam

Bayam, baik bayam merah maupun bayam hijau, rata-rata disukai banyak orang. Di samping harga yang terjangkau, bayam menyehatkan keluarga karena kandungan gizinya yang tinggi.

Nah, kalau dulu masih beli bayam atau mungkin masih tanam bayam di pot/tanah langsung, tinggalkan semua itu. Sekarang, yuk menanam sayuran bayam hidroponik.


Baca juga ini :


Sebab, bayam bisa juga tumbuh kalau ditanam dalam pipa atau wadah lain yang berisi air, tapi airnya yang bernutrisi. Monitor konsentrasi larutan pupuk secara berkala atau seminggu sekali agar bayam hidroponik bisa tumbuh subur dan tentunya bisa cepat dipanen.


6. Seledri

Seledri pun bisa menjadi pilihan untuk sayuran hidroponik. Pertumbuhannya begitu cepat dan anakannya terus tumbuh. Tapi, ada syaratnya, cukupi nutrisinya dengan menggunakan pupuk hidroponik seperti AB Mix sayuran daun.

Untuk menanamnya bisa melalui penyemaian benih dan bisa juga memindahkan anakan dari indukan seledri yang sudah ada di rumah. Yang penting selalu cek larutan pupuk yang ada dalam wadah hidroponik agar pertumbuhannya tidak terganggu.

Itulah beberapa jenis sayuran hidroponik yang prospektif dan praktis dalam budidayanya. Karenanya, patut Sobat coba untuk menanamnya.

Selain jenis sayuran yang tersebut di atas, Sobat bisa juga menanam jenis sayuran hidroponik lain seperti brokoli, mentimun, sawi, cabai, kacang panjang, dan lainnya.


Baca juga ini : 
Intinya, setelah menanam, jangan lupa merawatnya dengan senang hati agar sayuran hidroponik memberikan hasil terbaik untuk Sobat. Rawatlah dengan baik dan rutin, tak peduli apakah untuk konsumsi sendiri ataupun sebagai sebuah bisnis sayuran hidroponik. Demikian dan salam.

Related Posts